Kesuksesan tidak selalu harus dimulai dengan modal besar. Hal inilah yang dibuktikan oleh Naufal Nur Hafizh, alumni Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) di LKP Putra Perwira, yang berhasil membangun usaha di bidang desain dan percetakan hingga meraih omzet puluhan juta rupiah. Pemuda kelahiran tahun 2000 ini memulai langkahnya dengan keputusan sederhana namun berdampak besar, yaitu mengikuti program PKW yang diselenggarakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Program ini menjadi titik awal Naufal dalam mewujudkan mimpinya menjadi seorang pengusaha muda. Awal Perjalanan Bersama PKW LKP Putra Perwira Naufal mulai mengikuti program PKW di LKP Putra Perwira dan menyelesaikannya pada Desember 2023. Melalui program ini, ia tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga pengetahuan kewirausahaan yang aplikatif. Dengan dukungan pembelajaran dan praktik langsung, Naufal semakin yakin untuk terjun ke dunia usaha. Program PKW sendiri dirancang untuk membantu individu mempersiapkan dan memulai usaha mandiri. Melalui kepercayaan yang diberikan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, LKP Putra Perwira dipercaya menyelenggarakan program PKW dengan kuota peserta sebanyak 30 orang. Membangun HFT Design dari Nol Setelah lulus dari program PKW, Naufal langsung mendirikan HFT Design, sebuah usaha yang bergerak di bidang penjualan kaus polos, sablon kaus custom, hingga merchandise custom. Meski sebelumnya belum memiliki pengalaman kerja formal, Naufal memiliki jiwa kewirausahaan yang kuat. Modal awal usahanya pun relatif sederhana. Ia memanfaatkan bantuan awal dari program PKW berupa seperangkat komputer, beberapa kaus, totebag, dan perlengkapan pendukung lainnya. Modal inilah yang menjadi fondasi awal dalam menjalankan bisnis HFT Design. “Saat lulus kursus, kami mendapat modal awal. Itu sangat membantu saya untuk langsung membuka usaha,” ungkap Naufal. Mengoptimalkan Digital Marketing Salah satu kunci keberhasilan Naufal dalam mengembangkan usahanya adalah pemanfaatan digital marketing. Ia aktif memasarkan produknya melalui media sosial, khususnya Instagram @hft_design, yang digunakan sebagai portofolio sekaligus sarana menjaring konsumen baru. Berkat strategi pemasaran digital yang tepat, HFT Design semakin dikenal luas, tidak hanya di wilayah Solo, tetapi juga hingga luar daerah. Bahkan, Naufal kerap mendapatkan pesanan dalam jumlah besar dari berbagai wilayah. Keberhasilan Naufal menjadi bukti nyata bahwa program PKW di LKP Putra Perwira mampu membantu peserta didik mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan kepercayaan diri untuk memulai serta mengelola usaha secara mandiri. “Saya sangat berterima kasih kepada LKP Putra Perwira dan Direktorat Kursus dan Pelatihan yang telah menyelenggarakan program PKW. Berkat program ini, saya bisa menggapai cita-cita menjadi seorang pengusaha,” tutur Naufal. Melalui pendampingan dan pelatihan yang terstruktur, LKP Putra Perwira terus berkomitmen mencetak wirausaha muda yang siap bersaing dan mandiri secara ekonomi. Berita lainnya dapat diakses di laman vokasi kemendikdasmen klik disini
Pendampingan Rintisan Usaha PKW 2024
Di era yang penuh dengan tantangan dan peluang, Putra Perwira bekerjasama dengan Kemendikbud RI melaksanakan program pendidikan kecakapan wirausaha, bukan hanya memberikan pembelajaran berupa ilmu desain grafis, kami juga memberikan bantuan modal usaha untuk merintis usaha. Program Kecakapan Wirausaha adalah inisiatif yang dirancang untuk membantu para pengusaha muda dan calon wirausaha dalam mengembangkan keterampilan, pengetahuan, dan jaringan yang diperlukan untuk sukses menjadi wirsuaha. Apa saja yang didapat? Setelah menyelesaikan pelatihan dan pembelajaran di Putra Perwira, siswa PKW Desain Grafis langsung beraksi untuk mengembangkan usahanya. Kami juga memantau perkembangan usaha dari masing-masing kelompok dan menanyakan berbagai kendala selama menjalankan usaha, berikut hasil pendampingan rintisan usaha PKW 2024:
Pelaksanaan Pendidikan Kecakapan Wirausaha Tahun 2024
Di tengah dinamika dunia bisnis yang terus berubah, Program Kecakapan Wirausaha hadir sebagai solusi untuk mempersiapkan generasi muda menjadi wirausaha yang tangguh dan inovatif. Kami percaya bahwa dengan keterampilan yang tepat, setiap individu dapat menciptakan peluang dan mengubah ide menjadi realitas. Tujuan Program Kecakapan Wirausaha Putra Perwira menjadi bagian dari pelaksanaan program pendidikan kecakapan wirausaha 2024. Dimana sebanyak 35 siswa desain grafis belajar untuk menjadi wirausaha muda. Mereka dibekali skill desain, mencetak desain ke kaos, laporan keuangan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pembuatan toko online di Shopee hingga content creator. Berikut dokumentasi pembelajaran PKW 2024:
Penutupan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha 2024
Putra Perwira bekerja sama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Ditjen Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggelar Progam Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) level Gold untuk bidang Desain Grafis Membuat Kaos Distro dan Merchandise, kursus gratis hingga mendapatkan bantuan modal usaha. Pelatihan tersebut dimulai tanggal 08 Juli 2024 dan berakhir pada tanggal 16 Agustus 2024. Setelah peserta pelatihan menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan mempunyai produk yang dapat dijual, selanjutnya peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk memasarkan produknya di marketplace dalam hal ini difasilitasi oleh platform digital Shopee dan Gampang Go. Jadi sekarang ini seluruh peserta sudah memiliki toko online pada platform/markerplace Shopee. Bahkan sebelum mereka lulus dari pelatihan ini sudah dapat menjual produk di Shopee. Penutupan Program Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, akhirnya tibalah acara penutupan pelatihan yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Agustus 2024 yang bertempat di Putra Perwira yang dihadiri dan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo yang diwakili oleh Kepala Seksi Kursus dan Kelembagaan Bapak Sutarto. Beliau berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar senantiasa semangat dan solid dalam mengembangkan usahanya. Beliau juga berpesan bahwa ini baru permulaan menuju kesuksesan. Perwakilan peserta, yaitu saudara Reza Amir Firmansyah mengaku mendapatkan manfaat yang sangat besar dari kegiatan tersebut berupa motivasi wirausaha yang dapat membuka wawasan luas untuk memulai dan mengembangkan usaha. Selain mendapat bantuan modal usaha, kak Reza juga mendapat banyak teman baru. Adapun peserta membuat video testimoni selama menempuh pelatihan. Para peserta berharap kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha ini dapat berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya, sehingga dapat tercipta wirausahawan-wirausahawan baru di Indonesia.
Pembukaan Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Yayasan Putra Perwira Tahun 2024
Sabtu, 13 Juli 2024 telah terlaksana pembukaan program Pendidikan Kecakapan Wirasuaha (PKW) di Putra Perwira . PKW adalah salah satu program yang diagendakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jendral Vokasi, Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Repulik Indonesia dengan tujuan untuk mengurangi pengagugran dan menciptakan wirausahawan baru. Setelah mengikuti pelatihan para peserta akan membuka rintisan usaha baru dengan dibantu alat permodalan usaha sesuai dengan kejuruan yang dipelajari saat mengikuti program PKW. Sasaran peserta program ini diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan merupakan Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS), putus sekolah atau lulus tidak melanjutkan pendidikan dalam rentang usia 17-25 Tahun. Pada tahun 2023, bantuan program PKW diberikan kepada 26.630 orang calon peserta program untuk menumbuhkan mental wirausaha. Sebagai sebuah kebijakan pemerintah, Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) harus dilaksanakan secara akuntabel, yakni mulai dari persiapan hingga proses evaluasi, perlu direncanakan secara matang dan terukur. Peserta merupakan warga yang berdomisili di Solo Raya, pimpinan LPK Putra Perwira, Imam Yuwono mengatakan Program PKW kursus gratis level gold digelar mulai 9 Juli-16 Agustus. Para peserta mengikuti pelatihan desain grafis selama 200 jam pelajaran atau 34 kali pertemuan. Pelatihan tersebut dibimbing para instruktur yang berkompeten dan berpengalaman di bidangnya.Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) menjadi salah satu alternatif cara untuk pengelolaan dana bantuan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Mulai dari sosialisasi program, pengajuan proposal, verifikasi, hingga pelaporan dan evaluasi dilakukan by sistem. Tujuan dari pemanfaatan teknologi informasi ini adalah menjaga prinsip keterbukaan dan keadilan (fairness) bagi calon penyelenggara program. Dimana Putra Perwira memanfaatkan perkembangan teknologi dengan materi Design Grafis. Dalam proses pelatihan, sebanyak 30 peserta kursus dibimbing oleh tenaga pelatih yang ahli dibidang design grafis. Dalam waktu 35 hari, peserta dibekali materi membuat design kaos distro dan merchandise. Sehingga harapannya peserta mampu membuat kaos dengan design masing-masing menggunakan aplikasi Corel Draw dan Adobe Photoshop. Selain diberikan materi design grafis, peserta juga dibekali materi tambahan untuk merintis usaha seperti : Terimakasih kepada mitra publikasi yaitu Solopos yang sudah membantu mempublikasikan program PKW ini.
TRANSFORMASI NAUFAL NUR HAFIZH: DARI PESERTA PROGRAM PKW PLATINUM TAHUN 2023 MENJADI PENGUSAHA SUKSES
Pendidikan Kecakapan Wirausaha atau PKW adalah program yang dirancang untuk membantu individu mempersiapkan dan memulai usaha sendiri / berwirausaha. Salah satu lembaga yang diamanahi oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Ditjen Vokasi, Kemdikbudristek RI untuk melaksanakan program ini adalah Putra Perwira, dimana pada tahun 2023 Putra Perwira mendapatkan kuota sebanyak 30 orang yang berkeinginan untuk mewujudkan impian mereka menjadi pengusaha sukses. Dan alhamdulillah berkat bantuan yang diberikan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Putra Perwira berhasil mencetak sebanyak 30 orang Wirausahawan baru. Salah satu contoh terbaik dari efektivitas program ini adalah Naufal Nur Hafizh, yang mendirikan rintisan usaha dengan nama usaha HFT Design. Naufal Lahir di Klaten pada tanggal 4 Juni 2000, Naufal memulai perjalanan usahanya pada Desember 2023 setelah mengikuti dan menyelesaikan program Pendidikan Kecakapan Wirausaha di Putra Perwira, dengan modal awal berupa bantuan peralatan dan bahan modal usaha dari program PKW. Membangun HFT Design: Perjalanan Empat Bulan Meraih Omset Puluhan Juta HFT Design adalah usaha yang berkecimpung di bidang desain grafis, dengan fokus pada penjualan kaos polos dan sablon kaos custom serta merchandise custom dengan modal awal berupa seperangkat komputer ,beberapa kaos, totebag dan lain-lain yang diperoleh dari program PKW, Naufal berhasil mengembangkan usahanya. Dalam kurun waktu empat bulan, HFT Design mampu meraih omset mencapai 20 juta dalam 1 bulan. Ini adalah bukti nyata dari keberhasilan Naufal dan keterampilan yang ia peroleh dari Program PKW di Putra Perwira. Menurut Naufal, usahanya dapat berkembaang dengan pesat karena terbantu dengan adanya platform pemasaran online yang kebetulan pada saat pembelajaran program PKW, Putra Perwira bekerjasama dengan platform Shopee dan Gampang Go, sehingga target marketnya juga menjadi lebih luas. Dia sangat berterimakasih kepada Putra Perwira dan Direktorat Kursus dan Pelatihan yang telah menyelenggarakan program PKW sehingga Naufal dapat menggapai cita-citanya menjadi seorang pengusaha. Program PKW di Putra Perwira melibatkan berbagai macam pelatihan dan bimbingan untuk membantu siswa mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha mereka sendiri. Dengan bantuan program ini, Naufal dan alumni PKW lainnya mampu mengubah impian mereka menjadi pengusaha . Cerita Naufal adalah inspirasi bagi semua orang yang bercita-cita menjadi pengusaha. Dengan bantuan yang tepat dan kerja keras, sukses pasti dapat diraih. Memanfaatkan Digital Marketing: Kunci Kesuksesan HFT Design Dalam era digital yang semakin berkembang, pemasaran melalui internet menjadi salah satu kunci penting dalam memperluas jangkauan dan meningkatkan visibilitas usaha. Naufal menyadari hal ini dan dengan tekun mempelajari berbagai strategi digital marketing, ia berhasil membuat HFT Design dikenal oleh banyak orang di sosial media. Naufal Nur Hafizh belajar digital marketing pada saat mengikuti program PKW di Putra Perwira bersama dengan platform Shopee dan Gampang Go dan berhasil mendapatkan ilmunya sehingga dapat memperluas jangkauan usahanya dengan strategi pemasaran online. Selain menggunakan platform pemasaran online dia juga aktif menggunakan media sosial, yang menghasilkan peningkatan penjualan dan omset yang signifikan. Kisahnya adalah inspirasi bagi wirausahawan lain untuk memanfaatkan potensi digital marketing dan meraih kesuksesan. Strategi pemasaran yang Naufal terapkan adalah memanfaatkan platform pemasaran online dan media sosial sebagai platform untuk mempromosikan produk dan membangun brand awareness. Ia aktif dalam mengelola akun media sosial HFT Design, berbagi konten yang menarik dan relevan, serta berinteraksi dengan pelanggan potensial. Melalui upaya ini, usahanya berhasil menarik perhatian banyak orang dan mendapatkan pengikut yang setia. Kisah Naufal adalah bukti nyata bahwa dengan semangat belajar dan kemauan untuk terus mengembangkan diri, siapapun dapat memanfaatkan potensi digital marketing untuk meraih kesuksesan dalam berwirausaha. Dengan pengetahuan dari program PKW dengan materi pembelajaran yang lengkap, Naufal Nur Hafizh telah membuktikan bahwa usaha kecil dapat berkembang menjadi bisnis yang sukses.
Gelar Karya dan Penutupan PKW Platinum Yayasan Putra Perwira
Yayasan Putra Perwira bekerja sama dengan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Ditjen Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menggelar Progam Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) level platinum untuk bidang Desain Grafis Membuat Kaos Distro dan Merchandise, kursus gratis hingga mendapatkan bantuan modal usaha. Pelatihan tersebut dimulai tanggal 18 September 2023 dan berakhir pada tanggal 10 November 2023. Setelah peserta pelatihan menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan dan mempunyai produk yang dapat dijual, selanjutnya peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk memasarkan produknya di marketplace dalam hal ini difasilitasi oleh platform digital Shopee dan Gampang Go. Jadi sekarang ini seluruh peserta sudah memiliki toko online pada platform/markerplace Shopee. Bahkan sebelum mereka lulus dari pelatihan ini sudah dapat menjual produk di Shopee. Gelar Karya Setelah seluruh rangkaian pelatihan selesai, akhirnya tibalah acara penutupan pelatihan yang dilaksanakan pada hari Jum’at 17 November 2023 yang bertempat di SFA Steak & Resto Kartasura yang dihadiri dan ditutup oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo yang diwakili oleh Kepala Seksi Kursus dan Kelembagaan Bapak Sutarto. Beliau berpesan kepada seluruh peserta pelatihan agar senantiasa semangat dan serius dalam menjalankan usaha tersebut, dan memanfaatkan bantuan peralatan usaha yang telah mereka terima serta selalu berkomunikasi dengan pihak Putra Perwira. Pada acara penutupan tersebut juga diperagakan beberapa contoh hasil produksi peserta. Pada acara penutupan, peserta menampilkan hasil karya mereka kepada tamu undangan dimana produk mereka berupa kaos dan totebag dengan design karya masing-masing peserta. Sedangkan bantuan peralatan permodalan yang peserta dapatkan adalah Seperangkat Komputer dan bahan-bahan untuk produksi seperti kaos polos dan totebag polos. Semoga dengan peralatan tersebut dapat membantu peserta pelatihan untuk mengembangkan usahanya. Para peserta mengaku mendapatkan manfaat yang sangat besar dari kegiatan tersebut berupa motivasi wirausaha yang dapat membuka wawasan luas untuk memulai dan mengembangkan usaha. Adapun peserta membuat video testimoni selama menempuh pelatihan. Para peserta berharap kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha ini dapat berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya, sehingga dapat tercipta wirausahawan-wirausahawan baru di Indonesia. Untuk video lebih lanjut bisa kunjungi channel youtube kami : Video bahan ajar PKW Platinum Putra Perwira Tahun 2023 https://youtu.be/SYHHYwRqFNA. Video best practice PKW Platinum Putra Perwira Tahun 2023 https://youtu.be/LjZLLAWSEZY
Pendidikan Kecakapan Wirausaha Platinum Yayasan Putra Perwira
Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) adalah salah satu program yang diagendakan oleh Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jendral Vokasi, Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Repulik Indonesia dengan tujuan untuk mengurangi pengagugran dan menciptakan wirausahawan baru. Setelah mengikuti pelatihan para peserta akan membuka rintisan usaha baru dengan dibantu alat permodalan usaha sesuai dengan kejuruan yang dipelajari saat mengikuti program PKW. Sasaran peserta program ini diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan merupakan Anak Usia Sekolah Tidak Sekolah (ATS), putus sekolah atau lulus tidak melanjutkan pendidikan dalam rentang usia 15-25 Tahun. Pada tahun 2023, bantuan program PKW diberikan kepada 26.630 orang calon peserta program untuk menumbuhkan mental wirausaha. Sebagai sebuah kebijakan pemerintah, Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) harus dilaksanakan secara akuntabel, yakni mulai dari persiapan hingga proses evaluasi, perlu direncanakan secara matang dan terukur. Pemanfaatan Teknologi Informasi Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) menjadi salah satu alternatif cara untuk pengelolaan dana bantuan melalui pemanfaatan teknologi informasi. Mulai dari sosialisasi program, pengajuan proposal, verifikasi, hingga pelaporan dan evaluasi dilakukan by sistem. Tujuan dari pemanfaatan teknologi informasi ini adalah menjaga prinsip keterbukaan dan keadilan (fairness) bagi calon penyelenggara program. Dimana Yayasan Putra Perwira memanfaatkan perkembangan teknologi dengan materi Design Grafis. Dalam proses pelatihan, sebanyak 30 peserta kursus dibimbing oleh tenaga pelatih yang ahli dibidang design grafis. Dalam waktu 45 hari, peserta dibekali materi membuat design kaos distro dan merchandise. Sehingga harapannya peserta mampu membuat kaos dengan design masing-masing menggunakan aplikasi Corel Draw dan Adobe Photoshop. Selain diberikan materi design grafis, peserta juga dibekali materi tambahan untuk merintis usaha seperti : Dengan menyelesaikan program ini para peserta dapat mencapai tujuan sebagai berikut:1. Memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, sikap dan pola pikir berwirausaha bagi anak usia sekolah tidak sekolah melalui kursus dan pelatihan untuk menumbuhkan sikap mental wirausaha dalam mengembangkan kemampuan potensi diri dan lingkungan yang dapat dijadikan bekal untuk berwirausaha.2. Menciptakan anak usia sekolah tidak sekolah banyak yang dapat merintis usaha mandiri yang dibimbing oleh mitra usaha. Peserta lulusan program ini telah menguasai seluruh keterampilan yang diajarkan dan sudah diberikan modal usaha berupa peralatan dan bahan rintisan untuk memulai usaha. Selama proses merintis usaha peserta melaporkan laporan perkembangan usaha ke Yayasan Putra Perwira.